Penaku Laylie

Mungkinkah Aku Menikah?

Sudah beberapa hari ini laylie (nama samaran) mengurung diri. Entah apa yang sedang terjadi dengan dirinya. Setiap ditanya jawabnya hanya 'aku masih hidup". Memang gadis yang aneh. Tapi itulah dia. Dalam kamar bambu dia rebahkan tubuhnya. Merasakan beberapa rasa kurang nyaman yang masih tertahan didalam raganya. Tiba-tiba dia bangkit dari tempat tidurnya. Sebab terdengar olehnya… Lanjutkan membaca Mungkinkah Aku Menikah?

Penaku Laylie

Di Batas Senja

Senja seperti biasanya Cahaya mulai terasa hangat biaskan sinarnya. Menemaniku disore ini menuju senja. Angin berhembus tenang. Tapi masih bisa menggoyangkan rerumputan. Diam tanpa kata. Sesekali bertanya kepada diri sendiri tentang apa yang memang seharusnya. Ditemani kopi hangat. Seperti seorang penghibur yang menemani dalam pekat. Kucoba tersenyum kembali. Kulanjutkan perjalanan hidupku meski terasa lambat sekali.… Lanjutkan membaca Di Batas Senja

Penaku Laylie

Bendera Putih Dari Bumi Untuk Tuhanku

Sudah lama kami menanti. Sudah lama kami merindukan hal ini. Tentang sebentuk kepasrahan kami terhadap segala keputusan-Mu. Sebentuk tanda tunduk kami di bawah segala bentuk pengaturan-Mu. Kami kibarkan bendera putih ini dari bumi. Agar tampak jelas dari atas langit yang memayungi. Agar tak ada lagi kesombongan dari diri kami yang merasa mampu mengatur diri sendiri.… Lanjutkan membaca Bendera Putih Dari Bumi Untuk Tuhanku

Catatan Penaku Laylie, Fana, Penaku Laylie, Phoem, Renungan diri

2018

Semua sudah berlalu,Berkemas pergi meninggalkanmu,Kenangan,Rasa sakit,Masa-masa yang penuh perjuangan,Semua seakan tersimpan rapi dalam sebuah buku,Adalah sebuah cermin bagimu untuk masa mendatang,Atas segala kekuranganmu,Pribadi dan hatimu,Gerak dan langkah kakimu,Selaraskan pikiran dan hati dalam setiap keadaanmu,Biarkan waktu ini berlalu,Simpan segenap hikmah dari masa lalu,Sebagai sarana untuk perbaikan masa depanmu.Setiap jalan takdir yang harus dilalui,Membutuhkan pengorbanan sebanding dengan… Lanjutkan membaca 2018