Catatan Penaku Laylie

Ingin Menjadi Ratu

Gadis itu segera bergegas merebah manis dikamar bambu kesayangannya.

Sebut saja namanya Laylie. (nama samaran) Rambutnya acak-acakan. Penampilannya tak rapi. Seperti setelah dihempas badai. Namun dia tak pedulikan penampilannya.

Hening malam ini “bisiknya dalam hati”.

Sembari menatap langit-langit yang dihiasi sarang laba-laba.

Pikirannya mulai berimajinasi. Dia tersenyum dia tertawa. Seakan bercanda dengan dirinya sendiri ketika tengah malam tiba.

Aku ingin jadi ratu “bisiknya dalam hati”.

Apakah mungkin ya? “dia mulai bertanya pada dirinya sendiri”.

Aku lelah di bumi. Aku ingin menjadi ratu di atas langit sana. “kata dia dalam hati”.

Dia mulai tertawa sendiri. Dia sadar diri bahwa yang diucapkannya itu hanyalah khayalan tingkat tinggi. ^_^

Sudah malam. Ikan bobog. “bisiknya”. Seperti kata penghibur diri atau semacam kata pembalut luka. Yang pasti bukan pembalut lainnya (sensor) -_-

Sekalipun sudah menghibur diri agar tidak terlalu merasakan berat pikirannya. Tapi kenyataannya dia belum tidur juga.

Entahlah.

Apa yang sebenarnya dia pikirkan selama ini. Suka berkhayal, berimajinasi, melukis dalam pikiran, menyelam dalam hati.

Sudahlah.

Memang begitulah dia. Seorang gadis aneh bernama Laylie (nama samaran).

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s