Renungan diri

Benarkah Kau Kawan

Yang pernah terpuruk. Bukan berarti dia buruk. Yang pernah dirajam luka. Bukan berarti dia tak punya rasa. Yang pernah terjatuh dan terhimpit. Bukan berarti dia tak ingin bangkit. Simpanlah dulu seribu katamu kawan. Ini tak semudah seperti yang belum kau alami. Jika genggamanmu kuat. Kenapa tak kau genggam tangan kawanmu lebih erat? @penaku_laylie

Renungan diri

Apa Maumu

Ada yang ingin ditemani. Namun sebenarnya dia sedang mengurung diri. Ada yang ingin didekati. Namun dia sedang tak ingin membuka hati. Ada yang ingin menuai kesembuhan. Namun dirinya sedang dibayang-bayangi ketakutan. @penaku_laylie

Renungan diri

Jangan Lelah

Ada lelah setelah bekerja. Ada impian yang tak mudah sirna begitu saja. Lelah akan terobati. Impian semoga segera terbuka jalannya kembali. Tak ada kenyamanan yang datang begitu saja. Tak ada kesengsaraan yang terus menerus tanpa berganti bahagia. Rebahkan tubuhmu untuk menghimpun segenap daya. Semoga esok lebih cerah dari hari sebelumnya. امين @penaku_laylie

Renungan diri

Rindu (?)

Jika rindu itu ibarat air. Biarkan saja rindu itu mengalir. Jika rindu itu ibarat udara yang menerpa. Biarkan saja rindu itu berhembus mencari arahnya. Jika rindu itu ibarat api. Biarkan rindu itu menghangatkanmu secukupnya. @penaku_laylie

Renungan diri

Cermin

Aku pergi bercermin lalu kudapati gambaran diriku. Lalu aku berpikir & bertanya. "Jika keadaan ini ibarat wadah besar yang berbentuk sedemikian rupa. Lalu kenapa aku tak mencoba menjadi seperti air yang bisa menyesuaikan dengan tempat yang menghimpun dirinya?". ^_^ @penaku_laylie

Renungan diri

Jangan Sedih

Jangan patah jika cobaan terkadang membangunkan amarah. Jangan lelah jika cobaan datang menjamah. Jangan resah jika cobaan kembali membuatmu merasa lemah. Cobaan hanya sementara. Hanya datang lalu sirna berganti rupa. Bersabarlah. ! @penaku_laylie

Renungan diri

Jangan Risau

Setiap manusia punya jalan masing-masing. Tak perlu diri merasa terasing. Setiap manusia punya cerita. Tak perlu membandingkan diri dengan yang lainnya. Jika melihat yang baik, ikuti saja. Jika tak mampu, tak perlu memaksa. Semua sudah ada ukurannya. Semua punya batasan yang tak sama. Cukup berdamai dengan diri sendiri. Merasakan kenyamanan hidup yang sudah diberi. Keinginan… Continue reading Jangan Risau

Renungan diri

Mengalir

Aku mengawasimu dari kejauhan. Lalu kutaruh segala rasaku. Agar aku mengerti jika kau didekatkan. Maka kau akan mendekat dengan cara yang tak pernah kupikirkan. Namun jika kau tak berkendak. Maka aku pun tak merisaukanmu jika harus pergi tanpa jejak. Tak perlu kuberi banyak tanda. Jika nuranimu tak peka. Tak perlu kuberi banyak kata. Jika kau… Continue reading Mengalir

Renungan diri

Tak Ada Puasa Tanpa Hari Raya

Senja berlalu. Langit terang tanpa hujan. Adzan pun berkumandang. Disusul takbir menggema dari segala penjuru alam. Terbuka lisan untuk menyebut-Nya. Bergetar hati mengakui kebesaran-Nya. Ramadhan sudah berlalu adanya. Semoga amal ibadah puasa kita diterima. Semoga kita diperkenankan untuk menikmati hadirnya bulan ramadhan ditahun depan bersama. Hari raya sudah tiba. Saling mengakui kesalahan serta dosa dan… Continue reading Tak Ada Puasa Tanpa Hari Raya

Renungan diri

Berkawan Dengan Segala Keadaan

Gadis kecil itu tersenyum bahagia. Melihat rintik hujan menghiasi langit malam membasuh wajahnya. Batinnya merasa. Batinnya bersuara. "Dunia terasa tenang dalam keheningan. Tak ada kepanikan yang terasa. Tak ada keresahan dalam jiwa. Mau berkata apalagi tentang keadaan yang sudah mengalir. Sebab keadaan ini juga bagian dari sebuah takdir. Tersenyumlah diriku. Tersenyumlah jiwaku. Nikmati saja segala… Continue reading Berkawan Dengan Segala Keadaan

Renungan diri

Bercahayalah Kembali Bintang Yang Padam

Dalam keadaan terpuruk. Jangan berprasangka buruk. Dalam keadaan terendah. Jangan biarkan hati menjadi lengah. Dalam keadaan yang penuh cobaan. Jangan biarkan diri hilang keyakinan. Bercahayalah kembali jika dirimu sedang padam. Jangan biarkan kesedihan itu membelenggumu. Jangan biarkan keadaan yang sulit membuat dirimu lepas kendali melampiaskan keluh kesahmu. Bertahanlah dengan kesabaran yang benar. Bersabarlah dengan keikhlasan.… Continue reading Bercahayalah Kembali Bintang Yang Padam

Renungan diri

Dua Keadaan Dalam Jagad Kesementaraan

Di sudut kamar bambu tanpa rupa. Sendiri, seakan-akan diri terasing dari jagad raya. Mulai rebahkan tubuh sementara. Mencoba mendengar suara alam sekitar yang perlahan lenyap. Seperti sirnanya cahaya lampu malam ini. Gelap. Hanya ditemani lilin yang terus meleleh. Matanya tertuju pada sesuatu. Mengawasi gerak gerik cahaya dipermainkan semilir angin lalu. Tetap terang tak menyerah hingga… Continue reading Dua Keadaan Dalam Jagad Kesementaraan

Renungan diri

Masih Adakah

Lisan yang santun dan tutur kata yang baik serta lemah lembut. Hati yang bersahaja tak hanya pandai bersolek saja. Yang pandai menjaga pandangan dan dirinya. Yang tak sering mengumbar apapun yang dimilikinya. Bukan pula yang cuma pandai menggoda. @penaku_laylie